Sejarah

cropped-Logo-PGSD-e1493800716396.pngPerkembangan kehidupan masyarakat pada era global saat ini, menuntut perguruan tinggi untuk melakukan reorientasi reformasi dalam sistem pendidikan, keseimbangan dalam sosial. Hal itu merupakan bagian terpenting dari perguruan tinggi sebagai lembaga pengajaran, pencipta pengetahuan dan penyedia yang berdaya guna dalam peningkatan kesejahteraan rakyat dan daya saing bangsa. Dengan demikian, berbagai prodi harus berupaya meningkatkan kualitas pendidikanya kepada masyarakat. Salah satunya adalah  Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar merupakan prodi rumpun pendidikan yang pertama kali ada di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang masih tergabung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB). Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) memperoleh ijin penyelenggaraan dari Dikti melalui surat nomor: 152/D/O/2010 tertanggal 18 Oktober 2010. Selanjutnya pada 31 Desember 2010, Rektor Universitas Trunojoyo Madura Bapak Prof. Dr. Ir. H. Ariffin, MS mengeluarkan surat ijin berdirinya program studi PGSD melalui SK surat pendirian prodi nomor: 137/H46/2010. Sehingga pada semester ganjil 2011/2012, PGSD sudah menerima mahasiswa Baru sebanyak 139 mahasiswa dari 850 pendaftar. Prodi PGSD pada awal penerimaan mahasiswa baru, animo mayarakat sangat tinggi hampir menyamai prodi favorit pada waktu itu yaitu teknik informatika dan prodi manajemen. Hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi prodi PGSD untuk memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat.

Prodi PGSD pada awal berdirinya diampu oleh beberapa dosen sesuai kepakarannya. Kemampuan disiplin ilmu yang  dimaksud adalah menyangkut 5 disiplin ilmu dasar ke-SD-an, yaitu IPA, IPS, Bahasa Indonesia, PKn, dan Matematika. Kelima  ilmu dasar ke-SD-an tersebut terbagi atas 14 orang dosen.

Memasuki tahun ketiga sejak berdiri, PGSD sudah memiliki 600 mahasiswa serta memiliki 4 Sekolah Dasar Mitra di 4 kabupaten di Madura, yaitu SDN Pejagan 6 Kabupaten Bangkalan, SDN Banyuanyar 1 Kabupaten Sampang, SDN Pademawu Barat Kabupaten Pamekasan dan SDN Juluk 1 Kabupaten Sumenep. Selain itu prodi PGSD UTM telah menjalin kerjasama dengan Balai Bahasa Jawa Timur yang setiap tahunnya menyelenggarakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi mahasiswa PGSD.